web 2.0

Wednesday, April 8, 2009

MASALAH-MASALAH PEMILU 2009



PEMILU 2009 akhirnya berlangsung hari ini. Suara kita sangat penting untuk masa depan kita yang lebih baik. Kita semua pastinya berharap pemimpin yang kita pilih adalah sosok yang benar-benar bisa diandalkan, tidak korup dan benar-benar mengutamakan kesejahteraan rakyatnya.

Di tengah pelaksanaan PEMILU, ada beberapa masalah yang bermunculan. Kali ini SEBUAH BLOG akan membahas masalah-masalah yang kerap muncul pada saat pelaksanaan PEMILU. Masalah tersebut antara lain :

1) Kekurangan Surat Suara
Hal ini biasanya disebabkan karena kurangnya koordinasi antara pihak TPS dengan pihak penyelenggara PEMILU. Kekurangan surat suara cukup merepotkan, apalagi jika hal ini baru disadari pada saat hari dilaksanakannya PEMILU.

2) Pembagian Form C-4 Tidak Merata
Sehari sebelum pelaksanaan PEMILU, ada warga yang protes karena tidak mendapatkan Form C-4. Warga tersebut protes karena merasa tidak bisa menyalurkan hak pilihnya pada saat PEMILU. Sebenarnya, pemilih tidak diwajibkan membawa Form C-4 tersebut asalkan namanya sudah benar-benar terdaftar dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap). Bagi warga yang tidak mendapatkan Form C-4, tetap bisa melakukan pencontrengan dengan menunjukkan kartu identitas diri, baik itu berupa KTP, SIM, dll.

3) Ukuran Surat Suara yang Terlalu Besar
Masalah ini saya rasakan sendiri. Saat membuka surat suara, ternyata ukurannya sangat besar dan lebar sehingga cukup menyulitkan pemilih dalam mencontreng karena biliknya cukup kecil. Mungkin masalah ini bisa diatasi dengan memperkecil surat suara atau memperbesar ukuran bilik.

4) Pemilih yang Buta Huruf
Masalah yang satu ini memang sulit untuk dihindari terutama untuk PEMILU yang diadakan di pelosok desa. Surat suara yang hanya dipenuhi nama-nama calon tanpa foto cukup menyulitkan para penyandang buta huruf. Hal ini tidak jarang membuat mereka memilih sembarang calon.

5) Teror
Masalah ini terjadi di Papua. Sebuah Bom meledak pada tanggal 9 April 2009 dinihari. Polisi langsung mengejar tersangka dan akhirnya salah satu dari tersangka tersebut tewas tertembak. Beberapa pelaku lainnya berhasil diamankan dan sisanya berhasil kabur. Selain teror Bom, Depo Pertamina pun dibakar. Salah satu Universitas juga tak luput dari aksi pembakaran. Inilah yang terjadi di Papua. Sebenarnya, apa motif para pelaku? Bukankah kedamaian itu lebih indah? Tewas tertembak polisi di dekat selokan, itukah yang mereka inginkan? Seandainya mereka tidak melakukan teror itu, tentunya si korban tewas tidak akan mati konyol hari ini. Masih banyak yang bisa dilakukan selain membuat onar. Semoga hal ini tidak terjadi lagi. Wujudkan PEMILU damai.

Demikianlah beberapa masalah yang muncul pada PEMILU yang dilaksanakan hari ini, Kamis 9 April 2009. Semoga para calon yang terpilih bisa mengemban amanah dengan baik.

11 komentar:

arvernester said...

ehm...
berhubung saya tidak ada hak pilih, maka saya tidak bisa mengetahui kekurangan yang ada disini. :)

david said...

Saya belom nyontreng....orang rame banget...

dd said...

daH nyontreNg neeehhh...

tapi yg ku contreng td tuwh pada ga aq knaL smwa.. huhu

Pascal said...

iya neh surat suaranya gede banget neh, coba deh rada kecilan dikit

Izar Baik said...

Tau tuh!

parah amat ya pemilu sekarang. padahal baru pertama kali ikutan pemilu, eh kasusnya udah banyak bgt.

malahan partai pojok kanan atas kalah lagi :((

Anonymous said...

walau banyak masalah....
tetep SBY Presiden ku..
LANJUTKAN!!!!!!!!!!

Anonymous said...

alah.. susah dah indonesia orang2 yang ga tau asal-usulnya bsa masuk sebagai calon legislatif

Anonymous said...

kwkkwkwkwkwk

okok said...

gakmudeng aku

Anonymous said...

ha ha kapok,

Tasvia Rahmah said...

Btul btul.. tp q c blm prnh ikut pemilu cz baru dewasa & blm ada PEMILU Lg.. hehehe

Post a Comment