web 2.0

Sunday, April 26, 2009

Band Indonesia Jago Lip Sync


Entah kenapa, akhir-akhir ini saya jadi suka mengkritik. Setelah selesai dengan artikel tentang "Sang Plagiator", kali ini saya akan membahas tentang "Lip Sync" atau pura-pura nyanyi. Hal ini sangat sering saya lihat di acara-acara live yang disiarkan oleh beberapa stasiun televisi swasta. Sebenarnya sih bukan apa-apa, karena saya juga tidak terlalu tergila-gila dengan band-band Indonesia. Tapi saya hanya tidak suka melihat gaya-gaya sang vokalis yang berlebihan, sok-sok berekspresi padahal dia nggak nyanyi sama sekali. Kalo kaya gitu caranya, anak kecil belum punya gigi pun bisa disuruh nyanyi lagu Hysterianya MUSE. Nah, yang saya tambah heran lagi, masih ada saja penonton yang tampak sangat menikmati konser-konser semacam itu. Sebenarnya apa yang mereka banggakan dari band-band semacam itu? Dengan kata lain, band-band semacam itu cuma bisa nyanyi kalo ada di dalam studio rekaman. Itu pun setelah diedit mati-matian.
Kalau terus-terusan seperti ini, kapan Indonesia bisa maju?
Plagiat gila-gilaan, bahkan tidak hanya musik, film-filmnya pun hasil plagiat. Anda bisa membaca tentang "Film-Film Hasil Contekan Indonesia" di sini. Parah...bahkan selain plagiat, lip sync-nya pun marajalela. Kalau tidak percaya, Anda bisa memperhatikan sendiri acara-acara live yang ada di Televisi. Muka sih penuh ekspresi, tapi suaranya palsu.
Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua dan saya hanya berharap kwalitas negri ini bisa meningkat. Say No to Plagiarism, Say No to Lip Sync...

Hemat Tempat Bawa Derita


Kaya begini nih jadinya kalo punya ruang kerja yang pas-pasan. Karyawan banyak, ruang sempit. Tapi y mau gimana lagi, namanya juga lagi krisis global. Parah...parah...

Monday, April 13, 2009

Sang Plagiator Masih Banyak Penggemar


Sebelumnya, mohon maaf apabila ada Massiver Sejati yang tersinggung dengan tulisan saya kali ini. Ini hanyalah sebuah fakta yang mungkin perlu Anda ketahui. Sebelum meneruskan membaca artikel ini, bagi Anda yang belum percaya dengan ke'Plagiat'an D'massive, Anda bisa cek di sini.
Seperti yang kita tau, D'massive telah mencontek beberapa lagu asing dari band-band terkenal dunia, seperti MUSE, My Chemical Romance, dan masih banyak lagi. Berikut ini adalah daftar dari lagu-lagu D'massive yang merupakan hasil plagiat mereka :
1) Tak Pernah Rela nyontek Is it Any Wonder - Keane
2) Lukaku nyontek Drive - Incubus
3) Cinta sampai di sini nyontek Into The Sun - Lifehouse
4) Sebelah Mata nyontek The Take Over, The Break’s Over - Fall Out Boy
5) Cinta ini Membunuhku nyontek I don’t love You - My Chemical Romance
6) Dan Kamu nyontek High Over Heels - Switchfoot
7) Dilema nyontek Soldier’s Poem - Muse <= ini yg paling parah nyonteknya...
Yah...walaupun g nyontek satu lagu penuh, tapi tetap aj nyontek. Rata-rata memang yang ditiru adalah di bagian intro. Tapi untuk yang Dilema, hampir 100% sama dengan lagunya MUSE yang berjudul Soldier's Poem dan ini adalah lagu dari album terbaru MUSE yang bertitle "Blackholes and Revelation". Untung yang dicontek bukan Starlight atau Supermassive Blackholes.
Di tengah ramainya orang-orang membicarakan D'massive, tak sedikit orang yang menyayangkan tindakan mereka. Ada yang menghina, mencaci, bahkan ada yang ingin melaporkan plagiat ini ke band-band yang dicontek. Namun, tahukah Anda? Di balik cacian dan makian itu, tak sedikit pula orang-orang yang masih menyukai D'massive. Entah apa yang dipikirkan oleh orang-orang ini. Padahal sudah jelas-jelas karya D'massive tidak asli. Mungkin waktu sekolah dulu D'massive juga sering nyontek kalo sedang ada Ujian...n_n...
Tapi biar bagaimanapun, sebagus apapun sebuah karya, kalau itu adalah hasil dari orang lain, tentunya tidak akan ada yang bisa dibanggakan. Tapi D'massive masih beruntung karena Matthew Bellamy (vokalis MUSE) dan kawan-kawan tidak menuntut mereka.
Sekarang, bagaimana menurut pendapat Anda?
Apakah D'massive yang seperti ini masih pantas untuk Anda banggakan dan dipuja?
Semua ada di tangan Anda.
Yang jelas, banyak Massiver yang 'bertaubat', namun tidak sedikit pula yang masih mengidolakannya.


Baca Juga :
- My Theory : Believe it or Not
- Sayangilah Ibumu
- Our Theory (part 02)

Sunday, April 12, 2009

Sayangilah Ibumu


Pagi itu, seperti biasa Arif langsung berangkat ke sekolahnya tanpa pamit dan peduli pada ibunya. Sejak ayahnya meninggal dunia, sikap Arif berubah. Ia menjadi kasar dan tidak peduli pada lingkungannya. Ibunya yang sudah cukup tua pun sering sakit hati melihat tingkah laku anaknya tersebut. Besok adalah hari ulang tahun ibunya. Arif seakan tidak peduli dengan hal itu. Seperti biasa, ia pergi ke sekolahnya dengan berjalan kaki. Ia sudah sering mengeluh kepada ibunya untuk dibelikan motor, namun ibunya tidak punya cukup uang untuk mengabulkan permintaannya.
Sesampainya di sekolah ia langsung menyapa teman-temannya dan langsung menuju ke belakang sekolah untuk merokok dan nongkrong-nongkrong bersama teman-temannya. Hari itu, lagi-lagi Arif tidak masuk kelas padahal ia sudah kelas III SMA dan tidak lama lagi akan menghadapi Ujian. Ia hanya menghabiskan waktunya dengan bermain gitar dan merokok di belakang sekolah bersama teman-temannya. “Rif, kapan kamu akan membayar hutangmu yang kemarin?”, tanya salah satu temannya. “Nanti sore pasti kubayar, jangan takut”, Arif menjawab dengan yakin meskipun sebenarnya ia sedang tidak memegang uang sedikit pun.
Siang harinya, ia bolos ke luar sekolah dengan meloncati pagar sekolah. Ia pergi ke sebuah pasar di dekat sekolahnya dan mencoba mencopet karena butuh uang untuk membayar hutang pada temannya. Ia berhasil mengambil dompet korbannya namun belum sukses melarikan diri dari kejaran masa. Akhirnya ia gagal melarikan diri. Arif babak belur dihakimi masa dan akhirnya dibawa ke kantor polisi untuk ditindak lebih lanjut. Setibanya di kantor polisi, orang tua Arif langsung ditelpon dan diminta untuk datang ke kantor polisi. Ibunya kaget dan langsung menangis mendengar anak satu-satunya harus berurusan dengan polisi. Dengan wajah babak belur karena dihajar masa, Arif menangis dan menyesali perbuatannya. Ia menyesal karena selalu mengecewakan ibunya. Bahkan saat ibunya sakit sekalipun ia tidak pernah peduli dengan keadaan ibunya. Ia hanya sibuk bergaul dengan teman-temannya. Dalam tangisannya, Arif berjanji akan membahagiakan ibunya. Ia berjanji dengan dirinya sendiri untuk langsung mencium kaki sang ibu saat ibunya datang menjemputnya di kantor polisi.
Detik demi detik, menit demi menit, dan tiga jam sudah berlalu. Orang tua Arif belum juga datang. Arif pun merasa gelisah. Setelah tiga jam lewat, akhirnya telpon arif berbunyi. Di ujung telpon terdengar suara petugas rumah sakit yang mengabarkan bahwa ibunya sedang dalam kondisi kritis setelah mengalami tabrakan dalam perjalanan menuju kantor polisi. Ibunya tertabrak sebuah mobil saat menyeberangi jalan. Arif pun histeris. Ia langsung menuju rumah sakit dengan diantar oleh pihak kepolisian. Di tengah perjalanan, ia meminta untuk berhenti dan membeli setangkai bunga untuk sang ibu. Nampaknya Arif ingin memberikan sebuah kado ulang tahun untuk ibunya.
Sesampainya di rumah sakit, Arif berlari menuju kamar sang ibu. Ia kaget karena ibunya tidak ada di ruangan. Ia mencari informasi ke sana kemari dan akhirnya ia mendengar sebuah kabar buruk yang sesungguhnya tidak ingin ia dengar. Ibunya baru saja dipindahkan ke kamar mayat. Ya..ibu Arif tidak bisa diselamatkan. Ia meninggal dunia karena kehabisan darah. Setelah mendengar kenyataan pahit itu, Arif pun terdiam. Bunga yang baru ia beli jatuh ke lantai. Ia berlari menuju jenazah sang ibu. Ia menangis histeris seakan tidak bisa menerima kenyataan. Tangisannya semakin dalam ketika ia menemukan sebuah dokumen pembelian sepeda motor di dalam tas ibunya. Rupanya hari ini ibunya berhasil mengumpulkan uang dan membelikan sebuah sepeda motor untuk Arif. Ia sangat menyesal karena selama ini hanya bisa mengeluh dan mengeluh. Salah seorang saksi mengatakan bahwa selama ini ibunya Arif menjadi pengamen dan penjual kue di pasar. Biar bagaimanapun, tangisan Arif tidak dapat mengembalikan apa-apa. Ia sudah terlambat untuk menyesal. Semua telah terjadi.
Bagi Anda yang masih mempunyai orang tua, sayangilah mereka. Berikan yang terbaik untuk mereka. Jangan sampai kita menyakiti hati mereka apalagi sampai membuat mereka menangis. Sudahkan Anda menanyakan kabar orang tua Anda sekarang? Jika belum, telponlah mereka. Tanyakan keadaan mereka dan katakan bahwa Anda sangat menyayangi mereka. Jangan sampai terlambat. Karena kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi besok bahkan satu detik ke depan. Semoga ada sesuatu yang bisa kita petik dari cerita ini. Sekian…

Story by
Admin Sebuah-Blog

Wednesday, April 8, 2009

MASALAH-MASALAH PEMILU 2009



PEMILU 2009 akhirnya berlangsung hari ini. Suara kita sangat penting untuk masa depan kita yang lebih baik. Kita semua pastinya berharap pemimpin yang kita pilih adalah sosok yang benar-benar bisa diandalkan, tidak korup dan benar-benar mengutamakan kesejahteraan rakyatnya.

Di tengah pelaksanaan PEMILU, ada beberapa masalah yang bermunculan. Kali ini SEBUAH BLOG akan membahas masalah-masalah yang kerap muncul pada saat pelaksanaan PEMILU. Masalah tersebut antara lain :

1) Kekurangan Surat Suara
Hal ini biasanya disebabkan karena kurangnya koordinasi antara pihak TPS dengan pihak penyelenggara PEMILU. Kekurangan surat suara cukup merepotkan, apalagi jika hal ini baru disadari pada saat hari dilaksanakannya PEMILU.

2) Pembagian Form C-4 Tidak Merata
Sehari sebelum pelaksanaan PEMILU, ada warga yang protes karena tidak mendapatkan Form C-4. Warga tersebut protes karena merasa tidak bisa menyalurkan hak pilihnya pada saat PEMILU. Sebenarnya, pemilih tidak diwajibkan membawa Form C-4 tersebut asalkan namanya sudah benar-benar terdaftar dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap). Bagi warga yang tidak mendapatkan Form C-4, tetap bisa melakukan pencontrengan dengan menunjukkan kartu identitas diri, baik itu berupa KTP, SIM, dll.

3) Ukuran Surat Suara yang Terlalu Besar
Masalah ini saya rasakan sendiri. Saat membuka surat suara, ternyata ukurannya sangat besar dan lebar sehingga cukup menyulitkan pemilih dalam mencontreng karena biliknya cukup kecil. Mungkin masalah ini bisa diatasi dengan memperkecil surat suara atau memperbesar ukuran bilik.

4) Pemilih yang Buta Huruf
Masalah yang satu ini memang sulit untuk dihindari terutama untuk PEMILU yang diadakan di pelosok desa. Surat suara yang hanya dipenuhi nama-nama calon tanpa foto cukup menyulitkan para penyandang buta huruf. Hal ini tidak jarang membuat mereka memilih sembarang calon.

5) Teror
Masalah ini terjadi di Papua. Sebuah Bom meledak pada tanggal 9 April 2009 dinihari. Polisi langsung mengejar tersangka dan akhirnya salah satu dari tersangka tersebut tewas tertembak. Beberapa pelaku lainnya berhasil diamankan dan sisanya berhasil kabur. Selain teror Bom, Depo Pertamina pun dibakar. Salah satu Universitas juga tak luput dari aksi pembakaran. Inilah yang terjadi di Papua. Sebenarnya, apa motif para pelaku? Bukankah kedamaian itu lebih indah? Tewas tertembak polisi di dekat selokan, itukah yang mereka inginkan? Seandainya mereka tidak melakukan teror itu, tentunya si korban tewas tidak akan mati konyol hari ini. Masih banyak yang bisa dilakukan selain membuat onar. Semoga hal ini tidak terjadi lagi. Wujudkan PEMILU damai.

Demikianlah beberapa masalah yang muncul pada PEMILU yang dilaksanakan hari ini, Kamis 9 April 2009. Semoga para calon yang terpilih bisa mengemban amanah dengan baik.

Friday, April 3, 2009

My theory : Belive it or Not


Saat berkumpul dengan teman-teman, kami biasanya sering membahas hal-hal yang agak konyol namun tetap bermakna dan terkadang memang bisa diterima oleh akal sehat. Teori-teori tersebut seringkali terbukti dalam kehidupan sehari-hari. Nah, kali ini SEBUAH BLOG akan menyampaikan kepada Anda semua tentang teori yang sudah kami temukan. Namun sebelumnya kami minta maaf apabila teori ini sudah ada disampaikan oleh pihak lain. Teori-teori yang sudah kami temukan antara lain :

1) Sekitar 25% dari Usia Kita Dihabiskan untuk Tidur
Sadarkah Anda? Bahwa ternyata tidur telah menyita sekitar 25% dari kehidupan kita. Jadi, misalnya usia kita 60 tahun, berarti 15 tahun kita gunakan untuk tidur. Mengapa? Logikanya adalah, dalam sehari rata-rata manusia tidur selama 6 jam. Sedangkan dalam 1 hari kita hanya mempunyai waktu sebanyak 24 jam. Artinya, 6 jam atau sekitar 25% dari waktu 24 jam kita habiskan untuk tidur. Jika ditotal, maka tidak bisa dipungkiri bahwa kita menghabiskan 25% dari hidup kita untuk tidur dan jumlahnya pun tidak tanggung-tanggung. Jika umur kita 60 tahun, bukan berarti kita hidup selama itu bukan? Umur kita yang sebenarnya adalah 75% dari usia kita. Percaya atau tidak kembali kepada Anda...

2) Buruk Tetap Buruk, Baik Tetap Baik
Kenyataan ini memang pahit. Tapi inilah yang terjadi. Teori ini kami sadari karena kejadian semacam ini cukup sering terjadi. Kejadiannya begini, ,,Saat si pintar dan si bodoh sama-sama tidak mengerjakan tugas dari sekolah, maka alasan si pintar lebih mudah diterima daripada alasan si bodoh. Padahal belum tentu si pintar selalu jujur. Tapi inilah kenyataan yang terjadi. Jika ada seseorang yang sudah "dicap" buruk, maka akan susah untuk memperbaikinya. Kejadian semacam ini memang cukup sering terjadi. Dari segi hukuman pun seperti itu. Si baik pasti akan dihukum lebih ringan daripada si bodoh. Hal ini membuat keadilan terlihat lemah. Padahal belum tentu si jahat akan selalu jahat dan si baik akan selalu baik. Tapi apa boleh buat. Kenyataan membuktikan bahwa "yang jahat tetap jahat dan yang baik tetap baik". Oleh karena itu, jagalah perilaku Anda di lingkungan Anda. Karena sekali Anda "dicap" buruk, maka akan fatal akibatnya bagi Anda. Tidak menutup kemungkinan jika Anda akan mendapat predikat buruk selamanya.

3) Mana yang Lebih Dulu, Telor atau Ayam?
Pertanyaan klasik seperti ini pun tidak luput dari perdebatan kami. Namun, ada satu teori konyol dari teman kami dan menyatakan bahwa yang lebih dulu hadir ke dunia adalah ayam. Tapi kami kembali menanyakan kepada teman kami bagaimana bisa ayam hadir ke dunia tanpa sebuah telur? Ia menjawab begini, kita asumsikan bahwa setiap makhluk yang datang ke dunia ini caranya adalah seperti Mr. Bean. Jatuh dari langit dan tertelungkup di tanah. Nah, ayam masih mungkin untuk jatuh dari langit karena jika telur yang jatuh dari langit pasti telur itu pecah dan ayam tidak akan tercipta. Kami pun setuju karena tidak ada alasan yang lebih kuat selain teori Mr. Bean.

Bagaimana menurut Anda?
Setuju atau tidak dengan teori-teori yang sudah dijabarkan di atas?
Ataukah Anda punya teori lain??
Semoga artikel ini bermanfaat...
Jangan dianggap terlalu serius, karena ini hanyalah teori anak-anak sekolah yang serba ingin tau...
Keep smile...


Terima Kasih Atas Komentar Anda

Wednesday, April 1, 2009

Produk Masa Depan yang Mungkin Belum Pernah Anda Lihat

Manusia memang selalu berusaha untuk menciptakan sesuatu yang baru. Begitu pula dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini. Berikut ini adalah beberapa gambaran dari teknologi masa depan yang mungkin belum pernah Anda lihat sebelumnya. Selamat melihat-lihat...



Multiple Port HD



Finger Flash Disc




Sendal Ajaib. Cukup berguna untuk menyimpan uang, kartu kredit dan barang kecil lainnya.



Unique Design Umberella



Super Mini Cam



Domino Flash Disc




Colokan listrik multi port



Super Slim Computer




Jam Tangan Keren



Super Slim Keyboard


Bagaimana menurut Anda? Kemajuan teknologi semakin gila saja. Apakah Anda sudah siap menghadapi keadaan ini. Bahkan tidak menutup kemungkinan suatu saat manusia akan bisa terbang dan maskapai penerbangan tidak laku lagi....hehe

Semoga bermanfaat...

Terima Kasih Telah Berkomentar di Sini