
Saat berkumpul dengan teman-teman, kami biasanya sering membahas hal-hal yang agak konyol namun tetap bermakna dan terkadang memang bisa diterima oleh akal sehat. Teori-teori tersebut seringkali terbukti dalam kehidupan sehari-hari. Nah, kali ini SEBUAH BLOG akan menyampaikan kepada Anda semua tentang teori yang sudah kami temukan. Namun sebelumnya kami minta maaf apabila teori ini sudah ada disampaikan oleh pihak lain. Teori-teori yang sudah kami temukan antara lain :
1) Sekitar 25% dari Usia Kita Dihabiskan untuk TidurSadarkah Anda? Bahwa ternyata tidur telah menyita sekitar 25% dari kehidupan kita. Jadi, misalnya usia kita 60 tahun, berarti 15 tahun kita gunakan untuk tidur. Mengapa? Logikanya adalah, dalam sehari rata-rata manusia tidur selama 6 jam. Sedangkan dalam 1 hari kita hanya mempunyai waktu sebanyak 24 jam. Artinya, 6 jam atau sekitar 25% dari waktu 24 jam kita habiskan untuk tidur. Jika ditotal, maka tidak bisa dipungkiri bahwa kita menghabiskan 25% dari hidup kita untuk tidur dan jumlahnya pun tidak tanggung-tanggung. Jika umur kita 60 tahun, bukan berarti kita hidup selama itu bukan? Umur kita yang sebenarnya adalah 75% dari usia kita. Percaya atau tidak kembali kepada Anda...
2) Buruk Tetap Buruk, Baik Tetap BaikKenyataan ini memang pahit. Tapi inilah yang terjadi.
Teori ini kami sadari karena kejadian semacam ini cukup sering terjadi. Kejadiannya begini, ,,Saat si pintar dan si bodoh sama-sama tidak mengerjakan tugas dari sekolah, maka alasan si pintar lebih mudah diterima daripada alasan si bodoh. Padahal belum tentu si pintar selalu jujur. Tapi inilah kenyataan yang terjadi. Jika ada seseorang yang sudah "dicap" buruk, maka akan susah untuk memperbaikinya. Kejadian semacam ini memang cukup sering terjadi. Dari segi hukuman pun seperti itu. Si baik pasti akan dihukum lebih ringan daripada si bodoh. Hal ini membuat keadilan terlihat lemah. Padahal belum tentu si jahat akan selalu jahat dan si baik akan selalu baik. Tapi apa boleh buat. Kenyataan membuktikan bahwa "yang jahat tetap jahat dan yang baik tetap baik". Oleh karena itu, jagalah perilaku Anda di lingkungan Anda. Karena sekali Anda "dicap" buruk, maka akan fatal akibatnya bagi Anda. Tidak menutup kemungkinan jika Anda akan mendapat predikat buruk selamanya.
3) Mana yang Lebih Dulu, Telor atau Ayam?
Pertanyaan klasik seperti ini pun tidak luput dari perdebatan kami. Namun, ada satu teori konyol dari teman kami dan menyatakan bahwa yang lebih dulu hadir ke dunia adalah ayam. Tapi kami kembali menanyakan kepada teman kami bagaimana bisa ayam hadir ke dunia tanpa sebuah telur? Ia menjawab begini, kita asumsikan bahwa setiap makhluk yang datang ke dunia ini caranya adalah seperti Mr. Bean. Jatuh dari langit dan tertelungkup di tanah. Nah, ayam masih mungkin untuk jatuh dari langit karena jika telur yang jatuh dari langit pasti telur itu pecah dan ayam tidak akan tercipta. Kami pun setuju karena tidak ada alasan yang lebih kuat selain teori Mr. Bean.
Bagaimana menurut Anda?
Setuju atau tidak dengan teori-teori yang sudah dijabarkan di atas?
Ataukah Anda punya teori lain??
Semoga artikel ini bermanfaat...
Jangan dianggap terlalu serius, karena ini hanyalah teori anak-anak sekolah yang serba ingin tau...
Keep smile...